Sunday, April 17, 2011

I just want u to know this

Aku tahu, gak gampang jadi kamu. Harus menghadapi banyak masalah di masa lalu kamu yang aku gak pernah nyadar sama sekali. Belum lagi menghadapi orang seperti AKU yang dari dulu belum juga berubah. Childish, suka negative thinking, keras kepala, selalu nyusahin kamu.., aku juga gak tahu kenapa aku bisa menjadi pribadi seburuk itu. Tapi aku yakin aku pernah lebih baik dari ini.

Aku pikir selama ini aku sudah jadi orang baik, yang tulus dan sabar menyimpan hal ini terus menerus sendirian. Aku menjadi pengecut yang selalu mencari tahu kabar kamu melalui apapun dan siapapun, karena hal itulah yang bisa membuat aku tenang. Aku merasa hebat dan pantas untuk kamu karena telah mengorbankan perasaan dan kebahagiaan aku sendiri selama lima tahun, bahkan harga diri aku di mata kamu, tapi ternyata aku cuma orang egois yang pernah nyakitin hati kamu. Aku menutup mata dan telinga dari apapun yang bisa membawa aku untuk lepas dari bayang-bayang kamu. Bahkan kamu tahu betapa bodohnya aku menutup hati untuk siapapun tanpa ada keyakinan kalau suatu saat kamu, sahabat aku, bakal kembali suatu saat nanti dan gak akan ninggalin aku lagi. Semuanya terasa lebih mudah saat lima tahun terakhir, karena aku percaya kalau Tuhan akan menyampaikan hal ini ke kamu. Tapi mungkin itu gak pernah terjadi.

Aku ingin kamu tahu, semua hal-hal bodoh yang aku ucapkan dan lakukan ke kamu dari dulu, yang pernah membuat kamu benci sama aku, itu semata-mata agar aku selalu berhubungan sama kamu, agar aku selalu punya urusan yang belum terselesaikan dengan kamu, karena aku pikir cuma itu yang bisa buat kamu tetap ada di samping aku.

Aku juga perempuan. Sama seperti perempuan-perempuan yang pernah ada dalam kehidupan kamu. Aku juga punya perasaan. Dan rasanya sakit setiap kamu kasih tahu aku kalau saat ini kamu berada di tempat lain untuk perempuan itu, memperlakukannya dengan baik, seakan cuma dia satu-satunya perempuan yang harus dijaga hatinya dan pantas untuk menjaga hati kamu. Apa memperlakukan aku seperti ini membuat kamu senang? Jika iya, itu gak jadi masalah buat aku, tapi kalau itu cuma untuk membuat aku pergi dari kamu, aku mohon jangan.

Apa kamu sama sekali gak bisa berdiri sebentar aja di posisi aku? Setelah sekian lama aku kacau sendirian dan baru saja aku mulai tahu apa yang sebenarnya salah di antara kita, kamu yang aku cinta minta aku menjanjikan hal yang intinya aku harus meninggalkan dan melupakan kamu begitu saja. Dan aku melakukannya karena aku gak sanggup kalau harus melihat kamu yang pergi meninggalkan aku lagi.

Kamu janji untuk bantu aku. Maka bantu aku melepas kamu dengan cara yang gak menyakitkan. Aku cuma ingin bahagia, walaupun cuma satu hari bersama kamu.

Thursday, February 3, 2011

AWAKE


Long long time ago, there was a princess who had been cursed by a witch to die at sixteen. but actually, she didn't die for real, she just SLEPT forever till someone came to break the curse. Yeah, she was sleeping beauty.

Alright, let's skip the sleepyheaded princess and just jump into the end of the story. She finally woke up after she'd been kissed by a charming. Hmm.. "hero is hero", "charming rescuing princess", "true love kiss!" and "living happily ever after", extremely cliche!

Talking about the prince, I bet no one knew him ever of what he had in his previous life. He had somebody, a damsel. He left her and said nothing, nor even telling her that he would come back soon ever, so the damsel was left for an endless waiting. She, the damsel, also promised to herself that she would not sleep until the charming came back for she didn't wanna miss his coming, and she did. She was always AWAKE.

This is ridiculous. The charming saved the life of the sleeping one by letting somebody else awake. But don't worry, everyone knew sleeping beauty, and everyone loved the romance. And for the poor damsel, just try to close your eyes...


Wednesday, February 2, 2011

DILIGO

Diligo. Hmmm... how can I believe? It is indiscribable. A crucial thing of life that I couldn't even say it out loud, yet I need it anyway.

My need of diligo comes simply. I need it to be taken and saved somewhere. No worry, when I am given one by my Lord, I won't harm my own for sure. But how does it work? It doesn' t even come with direction for use.
Well, I do feel it's presence, think of it, laugh, smile, cry, all of mine keeping me good enough. Wierd thing on a wierd way, yeah, I use to call it "perfection of imperfection".

Diligo, I'm sorry for you. I've no idea of why Lord puts you somewhere in my chest. I can't ever get you a better place where you use to crave. I just can keep you here with me, trapped in a very long pursuit and my innocence.